Demo Simpati Mahasiswa Sempena Hari Guru ke-64
Kamis, 26 Nopember 2009Guru berulang tahun ke-64, mahasiswa memperingatinya dengan cara menggelar aksi simpati, turun ke jalan.
Puluhan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (UR) menggelar aksi simpati, turun ke jalan, Rabu (25/11/09). Aksi digelar sempena peringatan hari ulang tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) atau hari guru yang ke-64.
Aksi mahasiswa tersebut digelar dalam bentuk membentangkan kaik putih sepanjang 20 meter. Kain tersebut telah dipenuhi tanda tangan simpati dan dukungan terhadap profesi guru. Selain itu, para mahasiswa juga membentang spanduk dan poster serta bergantian menyampaikan orasi.
Dalam orasinya, mahasiswa menyerukan pentingnya peningkatan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru. Rendahnya tingkat kesejahteraan guru, dinilai mahasiswa menjadi salah satu sebab menurunnya kualitas pendidikan di negeri ini.
Selain itu, pengunjuk rasa juga mengharapkan seluruh masyarakat memberi aspirasi positif pada profesi guru. “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Kami bangga menjadi guru!” ujar seorang pengunjuk rasa dalam orasinya.
Para peserta unjuk rasa yang merupakan calon guru di masa mendatang tersebut juga mengharapkan adanya pembenahan internal di kalangan guru. Mereka tidak memungkiri adanya penurunan kualitas dedikasi guru belakangan ini, karena itu sebagian kalangan mempertanyakan guru yang belakangan sulit untuk bisa digugu dan ditiru.
Keberadaan aksi yang digelar di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di samping Perpustakaan Soeman HS tersebut tak pelan menyebabkan arus lalu-lintas agak tersendat, terlebih ketika peserta unjuk rasa, tanpa sadar bergerak terus ke tengah jalan. Sejumlah polisi kemudian meminta pendemo menepi agar arus lalu-lintas tak sampai macet.(Sumber: Riau Terkini.com)